Lewati ke konten utama
Legia

Infrastruktur IT & Cloud

Server di Kantor, Cloud, atau Hosting Bersama: Perbandingan untuk Perusahaan

Server di kantor, cloud atau VPS, dan hosting bersama adalah tiga tempat menjalankan sistem perusahaan, dengan konsekuensi berbeda untuk biaya, kendali, dan perawatannya.

SEO and Content Specialist

5 menit baca

Ruang pusat data dengan lantai putih dan rak server

Jawaban singkat: pilih server di kantor bila ada kewajiban menyimpan data di infrastruktur sendiri atau pemakaiannya stabil dan bisa diperkirakan. Pilih cloud atau VPS bila beban naik turun atau Anda tidak ingin mengurus perangkat fisik. Hosting bersama cukup untuk website kecil tanpa kebutuhan khusus di sisi server, tetapi jarang tepat untuk sistem internal perusahaan.

Pertanyaan “taruh di mana?” muncul setiap kali perusahaan membangun aplikasi baru, mengganti server lama yang mulai sering bermasalah, atau menerima tagihan cloud yang lebih besar dari perkiraan. Tidak ada jawaban yang benar untuk semua perusahaan, tetapi ada pertimbangan yang selalu sama: siapa memegang perangkatnya, bagaimana pola biayanya, dan siapa yang menjaganya setiap hari.

Perbandingan server di kantor, cloud, dan hosting bersama

AspekServer di kantorCloud atau VPSHosting bersama
PerangkatDibeli dan ditempatkan di gedung sendiriDisewa dari penyedia, tanpa perangkat fisik di kantorSatu server dipakai bersama banyak pelanggan
Pola biayaBesar di awal, lalu listrik, pendingin, dan suku cadangTagihan berjalan mengikuti pemakaianPaling ringan, kapasitas terbatas
Kendali atas dataPenuh, di infrastruktur milik perusahaanDi pusat data penyedia, pengaturan server di tangan AndaTerbatas pada yang diizinkan panel penyedia
Menambah kapasitasMembeli dan memasang perangkat tambahanDinaikkan atau diturunkan dalam hitungan menitTerbatas pada paket yang tersedia
Yang perlu dijagaPerangkat keras, sistem operasi, keamanan, pencadanganSistem operasi, keamanan, pencadanganHampir semuanya diurus penyedia
Ilustrasi server

Server di kantor

Server di kantor memberi kendali paling penuh: data berada di infrastruktur milik perusahaan, dan aksesnya bisa dibatasi di jaringan internal. Pilihan ini masuk akal bila ada aturan internal atau kontrak yang mewajibkan data disimpan sendiri, atau bila pemakaiannya stabil sehingga kapasitasnya bisa dihitung untuk beberapa tahun.

Konsekuensinya, semua lapisan menjadi tanggung jawab Anda: perangkat keras yang suatu saat rusak, ruang dengan daya dan pendingin yang memadai, pembaruan sistem operasi, keamanan, dan pencadangan. Biaya awalnya besar, dan menambah kapasitas berarti membeli perangkat lagi.

Cloud atau VPS

Cloud dan VPS memindahkan urusan perangkat keras ke penyedia. Anda tetap mengatur sistem operasi, keamanan, dan pencadangan, tetapi tidak perlu memikirkan perangkat yang rusak atau ruang server. Kapasitas bisa dinaikkan saat beban tinggi dan diturunkan saat sepi.

Yang perlu diwaspadai adalah tagihan yang tumbuh diam-diam: server uji yang lupa dimatikan, kapasitas yang dipesan terlalu besar, dan biaya transfer data yang tidak diperhitungkan di awal. Cloud hemat bila dipantau, dan mahal bila dibiarkan.

Hosting bersama

Hosting bersama adalah pilihan paling ringan: satu server dipakai banyak pelanggan, dan hampir semua perawatan diurus penyedia. Untuk website perusahaan yang sederhana, ini sering cukup. Untuk aplikasi internal, sistem yang menyimpan data sensitif, atau sistem yang butuh konfigurasi khusus, ruang penyesuaiannya biasanya terlalu sempit.

Biaya yang sering terlupa

Perbandingan biaya server di kantor dengan cloud sering keliru karena yang dibandingkan hanya harga perangkat dengan tagihan bulanan. Pos berikut perlu ikut dihitung:

  • Server di kantor: daya listrik dan cadangan daya (UPS), pendingin ruangan yang menyala terus, penggantian suku cadang, garansi perangkat yang habis, dan waktu orang yang menjaganya.
  • Cloud atau VPS: transfer data keluar, penyimpanan cadangan, alamat IP tambahan, lisensi sistem operasi atau basis data, dan server uji yang lupa dimatikan.
  • Keduanya: pemantauan, pembaruan keamanan, pencadangan yang diuji, dan rencana pemulihan bila server utama gagal.

Hitung semuanya untuk periode yang sama, misalnya tiga tahun, supaya pembelian di awal dan tagihan bulanan bisa dibandingkan dengan adil.

Pertanyaan untuk memutuskan

  1. Apakah ada kewajiban menyimpan data di infrastruktur sendiri? Bila ya, server di kantor atau server khusus menjadi titik awal.
  2. Seberapa naik turun bebannya? Beban musiman atau tidak terduga lebih cocok di cloud.
  3. Siapa yang akan menjaga server setiap hari? Server tanpa penjaga lebih berbahaya daripada pilihan tempat yang kurang ideal.
  4. Berapa biaya totalnya dalam tiga tahun? Bandingkan pembelian perangkat ditambah listrik, pendingin, dan penggantian suku cadang dengan tagihan cloud untuk periode yang sama.
  5. Bagaimana rencana pemulihannya? Di mana cadangan disimpan, dan berapa lama sistem bisa kembali berjalan bila server utama gagal.

Banyak perusahaan akhirnya memakai kombinasi: server di kantor untuk sistem tertentu, cloud untuk aplikasi yang diakses dari luar, dan cadangan di tempat terpisah dari keduanya.

Bagaimana Legia mengerjakannya

Dalam layanan Instalasi & Pengelolaan Server, Legia menangani server fisik di kantor, server virtual, dan cloud, di Linux maupun Windows Server, dan menyampaikan perbandingan biayanya sebelum Anda memutuskan. Pemasangannya mencakup firewall, kunci SSH, autentikasi dua langkah, log akses, dan pencadangan yang diuji saat dipasang. Setelah itu server bisa dikelola bulanan dengan kontrak minimum 12 bulan. Bila keputusannya memindahkan sistem ke cloud, prosesnya dibahas di layanan Migrasi & Arsitektur Cloud.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah cloud selalu lebih hemat daripada server sendiri?

Tidak selalu. Untuk beban yang stabil dan bisa diperkirakan selama bertahun-tahun, server sendiri bisa lebih hemat. Cloud unggul untuk beban yang naik turun dan bila Anda tidak ingin menanggung perangkat keras.

Apakah data di cloud kurang aman?

Keamanan lebih ditentukan oleh cara server diatur dan dijaga daripada oleh tempatnya. Server di kantor yang tidak pernah diperbarui sama berisikonya dengan server cloud yang salah konfigurasi.

Bisakah memakai server di kantor dan cloud bersamaan?

Bisa, dan cukup umum. Kuncinya adalah pembagian yang jelas: sistem mana di mana, bagaimana keduanya tersambung dengan aman, dan di mana cadangannya disimpan.

Layanan infrastruktur lain, termasuk instalasi jaringan kantor, ada di halaman Infrastruktur IT & Cloud.

Server atau jaringan kantor Anda perlu ditata dan dijaga? Lihat layanan Infrastruktur IT & Cloud Legia, atau jadwalkan konsultasi lewat halaman kontak.

Kategori Infrastruktur IT & Cloud

Terus Membaca

Artikel terkait

Semua Artikel