KEK Singhasari
KEK Singhasari menawarkan lahan dan insentif kepada investor yang belum tentu pernah mendengar namanya. Legia merancang dan membangun situsnya sebagai bahan pertimbangan awal sebelum investor menghubungi.
Tentang klien
KEK Singhasari adalah kawasan ekonomi khusus di Malang, Jawa Timur, dan merupakan KEK pertama di Indonesia yang ditetapkan untuk pengembangan teknologi digital selain pariwisata. Penetapannya diatur lewat Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2019. Kawasan ini dikelola PT Intelegensia Grahatama sebagai badan usaha pembangun dan pengelola, dengan sektor yang dikembangkan mencakup pariwisata, teknologi digital, pendidikan, dan industri kreatif.
Tantangan
Kawasan ekonomi khusus menjual sesuatu yang tidak bisa dilihat dalam satu gambar: lokasi, dasar hukum, insentif, dan kesiapan infrastrukturnya. Pembacanya juga bercabang, mulai dari investor yang menimbang lokasi, tenant yang mencari ruang, sampai wartawan dan pejabat yang memerlukan dasar penetapannya, dan sebagian datang dari luar negeri sehingga situsnya harus dwibahasa. Di atas itu semua, KEK bukan produk jadi melainkan kawasan yang masih dibangun, jadi kemajuan pembangunannya termasuk yang ingin dilihat pembaca sebelum memutuskan.
Pendekatan Legia
Peluang investasi dipecah per sektor sebagai jalur masing-masing, karena investor pariwisata dan investor teknologi digital menilai kawasan yang sama dengan ukuran yang berbeda. Kemajuan kawasan ditampilkan sebagai peta blok tiga dimensi yang bisa dipilih per sektor, jadi pembaca melihat bagian mana yang sudah dan belum terbangun alih-alih membaca laporan. Keunggulan kawasan disusun sebagai kartu bernomor yang dijalankan satu per satu supaya tiap alasan mendapat ruang penjelasannya sendiri, tidak menumpuk sebagai daftar poin. Agenda kegiatan dan berita ditaruh berdampingan di beranda karena keduanya yang menunjukkan kawasan ini berjalan, bukan sekadar rencana di atas kertas.