Lewati ke konten utama
Legia

Kerjakan proyek teknologi bersama Legia.

Legia bekerja sama dengan agensi, konsultan, dan vendor yang perlu kemampuan teknis tambahan, lewat white label maupun referral.

Dua cara bekerja sama dengan Legia

Legia mengerjakan bagian teknis, Anda tetap memegang hubungan dengan klien. Cocok bagi agensi kreatif, konsultan, dan penyedia jasa yang menerima permintaan di luar kemampuan timnya.

White Label

Legia mengerjakan proyek atas nama perusahaan Anda. Klien tetap mengenal Anda sebagai penyedia; Legia tidak menghubungi klien Anda secara langsung, selama maupun setelah proyek.

Bahas Skema White Label

Referral

Anda merekomendasikan klien, Legia yang mengerjakan dan menagih. Anda menerima bagi hasil dari nilai proyek, dibayarkan setelah pembayaran klien masuk. Besarannya disepakati per kemitraan. Hubungi tim Legia untuk membahasnya.

Bahas Skema Referral

Kenapa bermitra dengan Legia

Rekam jejak yang bisa diperiksa

45+ proyek selesai untuk perusahaan, BUMN, dan instansi pemerintah. Portofolionya bisa Anda tunjukkan saat menawarkan ke klien.

Enam pilar layanan dalam satu mitra

Website, aplikasi, infrastruktur, keamanan, SEO, dan konsultasi. Anda tidak perlu mencari vendor berbeda tiap kali permintaan klien berubah.

Bagi hasil yang disepakati di awal

Besaran bagi hasil ditetapkan bersama sebelum pekerjaan dimulai dan tertulis dalam perjanjian, jadi tidak ada perubahan di tengah jalan.

Klien Anda tetap milik Anda

Legia tidak menghubungi, menawarkan, atau menerima proyek langsung dari klien yang Anda bawa.

Satu PIC teknis tetap

Setiap proyek dipegang satu penanggung jawab teknis, dan Legia masuk ke alur kerja yang sudah Anda pakai, baik Slack, Notion, maupun yang lain.

Bahan pendukung penjualan

Perkiraan ruang lingkup, estimasi waktu, dan dokumen teknis yang bisa Anda pakai saat menawarkan ke klien.

Klien yang sudah kami kerjakan

Rekam jejak ini bisa Anda tunjukkan saat menawarkan ke calon klien. Proyeknya nyata dan bisa diperiksa.

  • Medion Ardhika Bhakti
  • Badan Nasional Penanggulangan Terorisme
  • Inalum
  • KPSG
  • Wahana Visi Indonesia
  • PT Intraco Penta Tbk
  • Resources ID
  • J99 Corp
  • KEK Singhasari
  • PT Aruna Cahaya Pratama
  • Glambox
  • PT Ainul Hayat Sejahtera
Lihat Selengkapnya
  • PT Indomonang Jadi
  • PT Sinar Alfa Omega
  • Audithink
  • PT Kebon Agung
  • Sekawan Media
  • PT Intan Baru Prana Tbk
  • PT Intan Mitra Solusi
  • Kendal Industrial Park
  • Boring Monday
  • Senyum dan Senyum
  • VIP Organizer
  • SDK Santo Yusup II
  • Kosme Health
  • PT Emerald Visa Konsultan
  • PT Indonesia Mapan Perkasa
  • Alamme
  • Syngenta Indonesia
  • PT Vallianz Offshore Maritim
  • Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya
  • PT Artisanjaya Internusa Makmur
  • Lokanima
  • Lokatekno
  • Ayam Goreng Nelongso
  • Damessa Family Dental Care
  • ImajiBox
  • Lokademi
  • PT Nayue Kosmetik Indonesia
  • Newtronic Solution
  • PT Adipradana Duta Usaha
  • PT Fyfe Fibrwrap Indonesia
  • PT Graha Beton
  • PT Wisteel Adinata Perkasa
  • SIPAS
  • PT Megah Anugerah Energi
  • TekaTeki World

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa bagi hasil untuk mitra referral?

Besarannya disesuaikan dengan ruang lingkup dan nilai proyek, jadi tidak dipatok satu angka untuk semua. Hubungi tim Legia lewat halaman kontak untuk membahas skema yang sesuai; angka yang disepakati dituliskan dalam perjanjian sebelum pekerjaan dimulai.

Apakah Legia akan menghubungi klien saya secara langsung?

Tidak. Pada skema white label maupun referral, Legia tidak menghubungi, menawarkan, atau menerima proyek langsung dari klien yang Anda bawa. Ketentuan ini tertulis dalam perjanjian kemitraan.

Apa bedanya skema white label dan referral?

Pada white label, Legia mengerjakan proyek atas nama perusahaan Anda, dan Anda yang memegang hubungan serta penagihan dengan klien. Pada referral, Anda merekomendasikan klien, lalu Legia yang mengerjakan dan menagih, dan Anda menerima bagi hasil.

Apa syarat untuk menjadi mitra Legia?

Kemitraan terbuka untuk agensi, konsultan, software house, maupun praktisi independen yang menangani kebutuhan teknologi klien. Tidak ada target minimum jumlah proyek. Yang dibutuhkan hanya kejelasan ruang lingkup pekerjaan dan kesediaan menandatangani perjanjian kemitraan, termasuk ketentuan kerahasiaan.

Bagaimana proses dan lama pembayaran bagi hasil?

Bagi hasil dibayarkan setelah pembayaran dari klien diterima Legia, mengikuti termin proyek yang berjalan. Untuk proyek bertermin, bagi hasil ikut dibayarkan per termin, bukan menunggu proyek selesai seluruhnya. Tenggat dan mekanismenya ditulis dalam perjanjian kemitraan.

Siapa yang menanggung garansi dan perawatan setelah proyek selesai?

Legia menanggung perbaikan atas cacat teknis pada pekerjaan yang dikerjakannya, selama masa garansi yang disepakati di awal proyek. Permintaan perubahan fitur, penambahan ruang lingkup, dan perawatan berkala setelah masa garansi berakhir dihitung terpisah. Pada skema white label, komunikasinya tetap lewat Anda sebagai pemegang hubungan dengan klien.

Punya permintaan klien yang di luar kemampuan tim Anda?

Ceritakan jenis proyek yang biasa masuk ke Anda. Legia menyampaikan skema kerja sama yang paling sesuai beserta dasar pembagian hasilnya dalam satu sesi 30 menit.