SDK Santo Yusup II
Situs sekolah dibaca dua kelompok orang tua yang datang di musim berbeda dan mencari hal yang sama sekali berbeda. Legia merancang dan membangun situsnya supaya keduanya punya jalurnya sendiri.
Tentang klien
SDK Santo Yusup II, yang di Malang dikenal sebagai SD Kosayu, adalah sekolah dasar Katolik yang memakai Kurikulum Merdeka. Selain pelajaran di kelas, sekolahnya menjalankan kegiatan mulai dari MIPA, futsal, basket, tari, seni, pembinaan iman, sampai kepramukaan, dan mendokumentasikan kegiatan beserta prestasi siswanya secara berkala.
Tantangan
Orang tua calon siswa datang musiman, tepat di masa penerimaan, dan yang dicarinya cuma tiga hal: syaratnya apa, kapan dibuka, dan ke siapa harus bertanya. Orang tua siswa yang sudah bersekolah datang sepanjang tahun untuk pengumuman dan jadwal. Kalau keduanya ditumpuk di halaman yang sama, informasi penerimaan tenggelam persis di bulan ia paling dicari, dan pengumuman harian ikut tertutup di bulan-bulan lain. Sekolah juga tidak dinilai dari daftar fasilitas melainkan dari suasananya, dan itu hanya bisa ditunjukkan lewat kegiatan yang benar-benar terjadi.
Pendekatan Legia
Penerimaan peserta didik baru diberi halamannya sendiri lengkap dengan gelombang pendaftaran, tanggal pengumuman, brosur yang bisa diunduh, dan nomor telepon yang bisa langsung dihubungi, jadi orang tua calon siswa tidak perlu menyusuri halaman berita untuk menemukannya. Pengumuman terbaru ditaruh sebagai pita tepat di bawah hero supaya orang tua siswa yang datang berulang menemukannya tanpa membuka menu. Kegiatan sekolah dipecah menjadi empat bidang dengan warna berbeda, dari pembelajaran sampai olahraga, sehingga isinya bisa ditelusuri per minat dan bukan sebagai satu daftar panjang. Dokumentasi kegiatan dijadikan galeri bergeser di halaman depan, lalu ditutup testimoni orang tua, karena calon orang tua menimbang cerita orang tua lain lebih dulu daripada daftar program.