Nayue
Perusahaan maklon menjual kemampuan memproduksi, bukan barang di raknya. Legia merancang dan membangun situsnya supaya calon pemilik merek melihat tahapan kerjanya, bukan cuma katalognya.
Tentang klien
PT Nayue Kosmetik Indonesia adalah perusahaan maklon kosmetik OEM dan ODM yang memproduksi rias wajah, perawatan kulit, produk perawatan diri, serta perkakas rias. Selain memproduksi, layanannya mencakup riset dan pengembangan produk, kemasan, pengurusan legalitas, dan pembelian kontrak dengan skema CIF maupun FOB.
Tantangan
Pembaca situs maklon adalah calon pemilik merek yang belum punya produk. Yang dicarinya bukan barang yang bisa dibeli, melainkan jawaban atas pertanyaan apakah idenya bisa diproduksi, berapa tahap yang harus dilalui, dan siapa yang mengurus izin edarnya. Katalog produk saja tidak menjawab itu, tetapi katalog tetap dibutuhkan sebagai bukti bahwa pabriknya benar-benar berproduksi. Perusahaan ini juga aktif di pameran dagang dalam dan luar negeri, dan kegiatan itu bagian dari cara mereknya dikenal calon klien.
Pendekatan Legia
Halaman depan menaruh dua hal berdampingan: katalog produk unggulan yang dikelompokkan per kategori sebagai bukti kemampuan produksi, dan tahapan membangun merek sendiri yang digambar sebagai empat langkah bernomor dari riset dan pengembangan sampai pengurusan logistik serta legalitas. Dengan begitu pembaca melihat hasil dan prosesnya di halaman yang sama. Katalog diberi halamannya sendiri dengan kategori di kolom kiri, jadi ragam produknya bisa ditelusuri tanpa berpindah halaman berkali-kali. Kabar dan pameran diberi kanal tersendiri lengkap dengan tanggal, lokasi, dan nomor stan, sebab informasi itu punya tenggat dan dicari calon mitra menjelang acaranya. Tombol pesan singkat dipasang mengambang di tepi layar, mengikuti kebiasaan calon klien yang memulai percakapan lewat pesan, bukan lewat formulir.