Alamme
Produk kesehatan berbahan alami dibeli karena keluhan, bukan karena kategorinya, dan nama bahannya belum tentu berarti apa-apa bagi pembeli baru. Legia merancang dan membangun tokonya supaya alasannya dibaca lebih dulu.
Tentang klien
Alamme adalah merek makanan dan minuman kesehatan berbahan alami. Lini produknya mencakup black garlic dalam bentuk utuh, bubuk, dan campuran madu, beragam jenis madu, jus, sampai produk turunannya. Bahan bakunya diambil bersama petani lokal, dan produknya dipasarkan sebagai olahan tanpa gula tambahan, pengawet, maupun pewarna buatan.
Tantangan
Pembeli datang membawa keluhan, bukan nama produk. Yang dicari jawaban atas tekanan darah, kolesterol, atau daya tahan tubuh, sementara istilah seperti black garlic belum tentu dikenali orang yang baru pertama mendengarnya. Kalau kartu produk hanya menampilkan nama dan harga, pembeli baru tidak punya alasan untuk berhenti. Di sisi lain merek ini menjual cerita asal bahannya, dan cerita itu tidak boleh memperlambat orang yang sudah siap membeli. Tokonya juga harus tetap bisa dikelola tim mereknya sendiri setelah serah terima.
Pendekatan Legia
Halaman depan dibuka dengan alasan, bukan katalog: banner pembuka menjelaskan masalah yang dituju produknya lebih dulu, baru diikuti deretan produk terlaris dan produk baru yang bisa dimasukkan keranjang dari tempat itu juga. Tiap kartu produk memuat lencana manfaat dan penanda mutu langsung di gambarnya, sehingga pembeli yang belum mengenal bahannya tetap mendapat alasan tanpa harus membuka halaman produk. Cerita merek dipisah menjadi halamannya sendiri dengan gaya visual yang berbeda dari katalog, jadi pembaca yang ingin mengenal asal bahannya punya tempatnya sendiri tanpa menghalangi yang sedang berbelanja. Tokonya dibangun di atas Shopify supaya katalog, promo, dan pesanan tetap bisa dikelola tim merek sendiri setelah proyeknya selesai.