PT Intraco Penta Tbk
Pembeli alat berat memilih unit berdasarkan angka, bukan gambar. Legia merancang dan membangun katalog produk Intraco Penta yang menaruh spesifikasi teknis di depan, lengkap dengan jalur permintaan penawaran.
Tentang klien
PT Intraco Penta Tbk (INTA) adalah distributor alat berat di Indonesia dengan pengalaman lebih dari lima dekade, berkantor pusat di Jakarta dan punya cabang serta sub cabang yang tersebar dari Medan sampai Balikpapan. Unit yang didistribusikan mencakup merek seperti LiuGong, Sinotruk, Bobcat Portable Power, dan Techking, melayani sektor pertambangan, konstruksi, industri, transportasi, agrikultur, dan kehutanan.
Tantangan
Katalog alat berat bukan katalog belanja. Satu unit dipilih berdasarkan bobot operasi, tenaga, dan kapasitas bucket, dan angka itu dibandingkan antar merek sebelum siapa pun bertanya harga. Pembacanya juga datang dari enam sektor dengan kebutuhan yang berbeda, sementara nilai transaksinya membuat tidak ada yang membeli langsung di situs. Situsnya harus mengantar pembaca sampai ke titik siap bertanya, bukan sampai ke keranjang belanja. Purnajual ikut menentukan keputusan karena alat berat dipakai bertahun-tahun, jadi ketersediaan servis dan suku cadang termasuk yang dinilai sejak awal.
Pendekatan Legia
Spesifikasi teknis diangkat ke bagian paling atas halaman produk, bukan disembunyikan di tab bawah, sehingga bobot operasi, tenaga, dan kapasitas bucket terbaca bersamaan dengan nama unitnya. Kartu di daftar produk memakai ringkasan angka yang sama supaya bisa dibandingkan tanpa membuka satu per satu, sementara spesifikasi lengkapnya tetap tersedia sebagai tabel yang bisa dibuka. Penyaring sektor dipasang sebagai baris ikon yang sama di beranda maupun di halaman produk. Dua ajakan ditaruh berdampingan, permintaan penawaran dan unduh brosur, karena sebagian pembaca masih menyusun perbandingan internal sebelum menghubungi. Jaringan cabang ditampilkan sebagai peta bertanda titik dengan pengelompokan kantor pusat, cabang, dan sub cabang.