Audithink
Audithink menjual aplikasi audit internal ke organisasi yang proses pengadaannya panjang dan diputuskan beberapa orang sekaligus. Legia merancang, membangun, dan menyiapkan situsnya untuk pencarian supaya calon pengguna bisa menilai produknya sendiri sebelum meminta demo.
Tentang klien
Audithink adalah aplikasi audit internal berbasis risiko yang dikembangkan Sekawan Media. Cakupannya mulai dari perencanaan audit tahunan, penyusunan program audit, penugasan dan pemantauan pelaksanaan, sampai penerbitan laporan serta pemantauan tindak lanjut temuan, dan bisa disambungkan dengan sistem yang sudah dipakai organisasi. Penggunanya satuan pengawasan internal di BUMN, BUMD, dan instansi pemerintah, yaitu organisasi yang wajib menjalankan sistem pengendalian intern dan tata kelola.
Tantangan
Aplikasi audit internal tidak dibeli lewat satu klik. Yang membaca situsnya kepala satuan pengawasan internal, tim TI, dan bagian pengadaan, dan masing-masing mencari hal yang berbeda: cakupan modul, kesesuaian dengan aturan pengawasan, kemampuan integrasi dengan sistem yang sudah berjalan, sampai dasar perhitungan biayanya. Selama satu saja dari pertanyaan itu tidak terjawab di situs, penilaiannya berhenti sebelum ada yang menghubungi. Di sisi lain sebagian calon penggunanya baru mulai dari pencarian istilah audit internal dan belum mengenal namanya, jadi situsnya harus bisa ditemukan lebih dulu sebelum sempat dibaca.
Pendekatan Legia
Fitur, harga, dan studi kasus dipisah menjadi halaman yang berdiri sendiri, jadi tiap peran bisa langsung menuju yang dicarinya tanpa menyusuri satu halaman panjang. Dua ajakan dipasang berdampingan di seluruh situs, satu untuk meminta demo dan satu untuk berdiskusi lebih dulu, sebab pembaca yang belum siap dijadwalkan akan berhenti kalau pilihannya cuma satu. Daftar organisasi pengguna ditaruh dekat pembuka, karena di pengadaan institusi rekam jejak yang menutup keraguan lebih dulu daripada daftar fitur. Pusat artikel dibangun dengan pencarian dan saringan kategori audit, dan struktur judul beserta tautan internalnya disusun mengikuti istilah yang dicari calon pengguna, sehingga artikelnya menjadi pintu masuk dari pencarian sekaligus bahan bacaan selama penilaian berlangsung.